Rabu, 19 Juni 2013

Imajinasi Dari Tuhan

Pemandangannya sangat indah , di atas bukit yang mungil bertaburkan rumput berwarna hijau segar . Bila pagi datang harum embun terasa sangat harum dan sangat segar . Aku sangat betah berlama" menghirup udara pagi , dan sambil berbaringan di atas rumput menatap ke atas awan . Sambil membayangkan andai aku dan kamu bisa bersama bermain di atas awan , pasti akan menyenangkan . Sepanjang hari bersama menghabiskan waktu untuk bermain di atas awan" putih .

Saat matahari akan terbenam aku juga masih suka berbaring di atas bukit kecil itu . Melihat , menatap angkasa . Melihat matahari turun perlahan dan lama kemudian dya akan tenggelam dan hilang' . Bertanda embun pagi hari dan matahari akan beristirahat . Tiba saatnya bintang dan bulan yang menggantikan mereka . Cahaya yang begitu indah dari atas sana . Aku di bumi bisa melihat mereka saling beradu kelipan cahaya . Sungguh indah dan sangat indah .
aku mulai membayangkan andai saja aku dan dya sedang berada di atas sana , bergandeng tangan berlari , berputar" diantara jutaan bintang dilangit . Tawa bahagia kita berdua disaksikan para bintang dan Bulan . Melihat kami berdua tertawa bahagia , bintang" dan bulan pun tersenyum :') . Dan mereka tidak akan pernah melarang kami untuk naik ke angkasa dan tertawa puas mengunjungi taman bermain ini (Taman Bintang dan Bulan) . Sungguh indah dan sempurna .

Petir datang saling beradu , membuat gaduh suasana . Suara ku dan dya nyaris tidak terdengar karena kerasnya suara para petir . Aku takut dan mulai menangis . Petir menghancurkan kebahagianku , petir membuat ku berhenti tertawa seketika . Dan karna tangisanku yang sangat deras karena ketakutan , hujan pun turun di bumi . Hujan itu turun karena tangisanku . Aku menangis kencang di atas sana kencang sekali , airmata pun deras , deras menetes di bumi . Semakin petir membuat gaduh semakin kencang dan deras tetesan airmataku . tidak ada satupun orang yang menolongku . Dimana dya ? dimana dya ??? dya yang sedari pagi menemaniku ?? dimana ??? dya hilang ??? hilang ??? . aku semakin menjadi dalam tangisanku . Bulan dan Bintang ? dimana juga kalian ?? kenapa kalian pergi ?? meninggalkan aku sendiri . Semuanya hilang aku sendiri ??? . Iya aku sendiri . Dingin , buat aku semakin takut , gelap buat aku semakin khwatir dan menangis lagi . Pada siapa lagi aku akan bermain bila petir merusak semuanya ?? . Tuhan dimana kau ? mengapa kau biarkan semuanya hilang ? :'( . Menangis menangis dan menangis . Takut , aku takut dan sangat takut . :'(
Bila seperti ini caranya aku cuma pengen bersama Tuhan disisi Tuhan diSamping Tuhan dipelukan Tuhan , mungkin akan membuatku lebih hangat dan terang akan cahaya lilin dari Tuhan . Tolong aku Tuhan tolonggg :'( .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terimakasih telah menyempatkan waktunya untuk membaca karya ku :') . Dan yang belom kenal salam kenal :)
aku bisa di hubungi di : zhiecaca@gmail.com